Hindu-Indonesia.com
Saying Shoulin teamed trend continued at replica handbags the waist amazing four or five years, but because it is so there is a range of children, so that designers have been caught at this point would not let go, with leather civilization Coach replica watches,this season we will be focusing its attention at Fashion Week, not knowing that this little saddle bag was actually doing so exquisite, compact design with rolex replica a sophisticated dual-sprouting moment your heart!
Hindu-Indonesia.Com
 | LinksUcapan Terima Kasih   |  Opini Anda  |  Lihat Tamu  | home |
e
Tattwa - Filsafat
Susila - Etika
Upacara - Ritual
Tirtayatra
Wacana
Artikel
Resensi Buku
Warta Umat
Copyright @ 1998-2009
Kirim Artikel Anda

. webmaster .
 [1][2][3][4]   


Jero Wacik dan Orang Bali di Perantauan
6 September 2014 ARTIKEL

Momentum kasus putra Bali (Jero Wacik) di tanah rantau kali ini semestinya juga memberikan semangat kepada setiap warga Bali di perantauan untuk tetap mendarmabaktikan kebajikan hidup dan potensi terbaik yang dimiliki bagi kemajuan kualitas hidup di tanah rantau. Bukankah praktik hidup menjalankan Dharma adalah untuk kebaikan hidup tiap-tiap individu?  lebih detil


Kasada Dirayakan secara Meriah
5 September 2014 UPACARA

Warga Hindu Tengger dari sejumlah desa di empat kabupaten, yakni Probolinggo, Lumajang, Pasuruan, dan Malang, datang ke Gunung Bromo sejak Senin pagi. Tidak hanya warga sekitar Tengger, penganut Hindu dari Bali juga banyak yang datang untuk melakukan sembahyang di Poten, pura yang berada di tengah lautan pasir Bromo.  lebih detil


Pandita Budha Bukan Beragama Buddha
5 September 2014 WACANA

Ketika pujawali di Pura Samuan Tiga beberapa hari yang lalu, ada orang yang bertanya kepada saya, kenapa upacara dipuput Tri Sadhaka yang terdiri dari Pandita Siwa, Pandita Budha dan Pandita Bujangga. Dia membacanya dari koran dan di berita itu tak dijelaskan sama sekali tentang fungsi ketiga pendeta itu. Karena itu dia bertanya: kenapa ritual agama Hindu harus dipuput juga oleh Pandita Budha? Bagaimana sejarahnya?  lebih detil


Tantangan Subak di Zaman Postmodern
4 September 2014 WACANA

Lembaga Subak berdiri sendiri dan sifatnya otonom terlepas dari Banjar. Hal ini disebabkan karena orang-orang yang menjadi warga subak tidak semuanya sama dengan orang-orang yang menjadi warga suatu banjar. Warga subak ialah para pemilik atau penggarap sawah-sawah yang menerima air irigasinya dari bendungan-bendungan yang diurus oleh suatu subak. Ada kemungkinan warga subak tidak hidup di suatu banjar adat yang sama, atau mungkin ada satu warga banjar yang mempunyai banyak sawah terpencar dan mendapat airnya dari bendungan-bendungan yang diurus oleh beberapa subak.  lebih detil


Bali, Syariat Hindu dan Jilbab
3 September 2014 ARTIKEL

Karunia utama Tuhan di Bali bagi Indonesia dan dunia adalah “the living ritual’, upacara-upacara keagamaan yang setiap hari bisa kita temui. Ada pure di setiap rumah, desa bahkan di halaman tempat usaha. Di depan toko di pasar atau ruko-ruko. Seperti halnya umat Islam yang shalat 5 waktu, masyarakat Hindu Bali tiap hari juga melakukan sembahyang. Persembahan disiapkan untuk banyak dewa. Hindu memang agama politeisme.  lebih detil


Sapanji Sasiliwangi, Membangkitkan Jati Diri Bangs
2 September 2014 WARTA UMAT

Babakan Siliwangi atau yang dikenal disingkat dengan Baksil adalah salah satu kawasan hutan kota di Bandung, tepatnya berada di Kelurahan Babakan Siliwangi, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Rangkaian acara tersebut juga turut dimeriahkan oleh Nyanyian Dharma (Doa Pertiwi Nusantara), Karinding Atack, Hipmu (Perkusi Maluku), SSK dan Karijut. Serta pemutaran film dokumenter bertajuk Pusaka Kujang dan Iket Panji sebagai acara pamungkas.  lebih detil


Wajah Merona Tenun Bali
2 September 2014 WACANA

Kain tradisional Bali lain yang tergolong wastra kebesaran, tetapi cocok dipakai sehari-hari, adalah endek. Endek yang dihiasi dengan teknik ikat pakan ini kian populer di Bali. Dari awalnya hanya menjadi milik bangsawan, endek, songket, dan prada kini bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat. Geliat endek terjadi merata di seluruh Bali. Suatu pagi, di awal Juli lalu, los Pasar Klungkung yang masih sepi pembeli justru menunjukkan pesonanya. Ke mana pun mengayun muka, pastilah mata berserobok pada tumpukan kain, hampir seluruhnya tenunan khas Bali.  lebih detil


Apakah Air Akan Melebur Dosa Kita
2 September 2014 TATWA

Air memang berfungsi sebagai pembersih namun tidak sebagai pembersih dosa, tetapi lebih sebagai pembersih tubuh kita dari segala kekotoran. Air mempunyai sifat menyejukkan, maka dari itu, sehabis melukat pikiran kita akan terasa tenang. Seperti kegiatan melukat yang dilakukan oleh orang-orang Bali. Melukat itu lebih menekankan pada aspek etika, karena sehabis kita melukat pasti dalam pikirannya bahwa “bahwa saya sudah tidak berdosa, dan tidak boleh berbuat dosa lagi”, memang pemikiran seperti itu pasti ada saja, yang terpenting dalam melukat itu adalah sebagai sarana pembersihan untuk menghilangkan hambatan yang ada dalam diri dan di luar diri kita.  lebih detil


Suaka Marga Satwa Model Hindu
2 September 2014 WACANA

Bisa dimaklumi bahwa, hubungan yang paling dekat antara manusia dengan Lingkungan adalah tahap awal interaksi itu. Lingkungan mendapat satu sisi harmoni dengan unsur pendukungnya, yaitu tumbuhan, hewan dan panca mahabuta (pertiwi, bayu, teja, apah/air, akasa). Ketiganya dimaknai sebagai jaring-jaring energi dalam bentuk yadnya yang memberikan tenaga untuk kehidupan yang lebih baik bagi komunitas manusia. Di koridor jejaring kehidupan dan harmonisai untuk hewan itu, umat Hindu, tradisi Hindu menyodorkan formulasi Tumpek Kandang/Uye. Pengormatan pada kekuatan roh yang menghidupi hewan, karena itu merupakan keagungan Hyang Widhi. Sarwabhutam Kauntenya, prakritim yanti mamikam,-Semua mahluk hidup datang dari pakerti-Ku (Gita, IX.7).  lebih detil


Masyarakat Hindu Bali di Napal, Gelar Ngaben Masal
2 September 2014 WARTA UMAT

Masyarakat Hindu Bali di Dusun Napal, Desa Sidowaluyo, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, menggelar upacara ngaben massal untuk meringankan umat se-dharma. Sebanyak 39 kerangka jenazah yang di kremasi pada upacara Prita Yadnya kali ini yang di pusatkan di pura dalam desa setempat.  lebih detil



 [1][2][3][4]   

PARISADA HINDU DHARMA INDONESIA
Pura Jababotabek
Aditya Jaya Rawamangun
Kertajaya  Tangerang
Pura Agung Tirtha Bhuana Bekasi
Pura Eka Wira Anantha
Pura Widya Dharma Cibubur
.
Tuntunan Dasar Agama Hindu
Am I a Hindu?
Renungan
Tata Susila Hindu
Kisah Ambarisa
.
Bhagavan Dwidja
Ida Bhawati Putu Setia
Mangku Pastika
Dharmayasa
Putu Setia
Madra Suta
Anatta Gottama
.
Pemuda/Mahasiswa
Bimas Hindu dan Budha
Info Parisada


www.hindu-indonesia.com
Data dan Informasi yang disajikan ini merupakan reproduksi dari dokumen aslinya yang
berasal dari berbagai sumber. Jika ada karaguan mengenai isi agar
memperhatikan dokumen aslinya.

Copyright 1998-2012, hindu-indonesia.com, Kontak: Webmaster

..