|
|
| | Pura Kerta Jaya
|
| | | "Peranan Teknologi Komunikasi dan Informasi di Era | | | Salah satu Kegiatan WHDI Kabupaten Tangerang dalam rangka menyambut hari Raya Nepi Saka 1930 adalah kerjasama dengan Banjar dan Pesraman membantu memberikan Sembako dan Bantuan dana pendidikan kepada anak anak yatim dan yang tidak mampu,
Semoga di hari-hari yang akan datang WHDI Kabupaten Tangerang semakin Peduli dengan sesamanya, dan sukses mengabdikan dirinya. dalam photo tampak Bapak Gusti Umayadnya, Ibu Agung Diatmika, Ibu Made Suarta, Ibu dewa, Ibu Ketut Jono dan anak-anak yang menerima sembako dan uang Bantuan Pendidikan.
(See attached file: Picture 255.jpg)
Om Swastyastu,
Acara Seminar Optimalisasi Pura sebagai Sentra Pembinaan umat, dengan Pembicara/Narasumber Bapak Doktor Gde Made Erata MA, Ketua PHDI Pusat , Dirjen Agama Hindu Bapak Prof Doktor Yuda Triguna MS, dimoderatori oleh Bapak Drh Ketut Tastra Sukata MM bertempat di Pura Agung Lenteng Agung Jakarta, Selatan.
Dalam Diskusi ini saya sempat memberi saran agar Department Agama mengeluarkan Kreteria/Persyaratan Agar Pesraman-pesraman yang ada di Pura kita dapat pengakuan dan bantuan dari Pemerintah seperti halnya pendidikan yang dilakukan oleh agama lain seperti Madrasah. dan saya berkomitmen apabila Kriteria sudah dikeluarkan akan mensosialisasikan diwilayah saya, Bapak Dirjen mengatakan akan segera meminta Direktur Pendidikan menindak lanjuti, memang salah satunya adalah Persraman harus mempunyai landasan Hukum, yang dalam ini bisa berbentuk Yayasan.
(See attached file: Picture 306.jpg)
Om Swastyastu.
Bapak Drs Ketut Astawa MM, dan Saya mengantar Anak-anak yang orang tuanya kurang beruntung untuk menerima Bantuan Dana Pendidikan dari PT Indosat. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk meringankan beban siswa ( ada 10 Siswa dari tingkat SD,SMP dan SMA dari Tangerang ) Bantuan dana ini dapat dilakukan karena adanya kerjasama oleh PT Indosat dengan Pengurus Peradah Indonesia. Tampak Ketua Binroh Indosat Bapak Tjokorda Antara dan Nyoman Agus dari Peradah.
Pada Kesempatan ini juga diadakan diskusi yang menampilkan nara sumber Para Pakar dan semeton bali yang Sukses diantaranya : Saras Dewi
( Candidat Doktor UI), Oka Antara (Artis) Ananda Wayan Alit Antara mantan Wikil Preseden Direktur BRI, Made Wicaksana Juara Fisika dari Bekasi, Nagakan Putu Putra dari Media Hindu.
(See attached file: Picture 139.jpg)
AA Ngurah Wirawan SE ( baju putih) adalah Sosok yang berada di balik Suksesnya Dharma Shanti Nasional, pemuda energik yang sangat sibuk ini telah mampu membaktikan dirinya sebagai seorang pengusaha, Pelayan Umat dan Sederhana, dalam keseharianya, Beliau adalah Presiden Direktur dari salah satu Perusahaan yang didirikan oleh Tokoh-tokoh Hindu ( Bapak Wayan Sueden, Bapak Nyoman Tjager dan lain-lain ) yang pada saat menghadiri Pelantikan Ketua banjar Cileduk, Juga memberikan bantuan masing-masing Rp 25 Juta rupiah kepada Banjar, Cileduk, Tangerang dan Serang, beliau juga didaulat untuk memberikan sambutanya,. pada intinya beliau menekankan adanya networking yang handal dalam membina hubungan sehingga baru pertama kali bapak Presiden memberikan bantuan dana untuk Dharma Shanti sebesar Rp 200 Juta.
Pada Pembubaran Panitia Dharma Shanti di Pura Halim, beliau juga melaporkan kegiatan DSN kepada Ketua PHDI Pusat, Bapak Doktor Gde Erata MA dan telah memutuskan untuk :
1. Mendepositokan Kelebihan dana Rp 100 juta ( Agak Lama)
2. Mendepositokan Dana 50 Juta (untuk waktu pendek)
3. Menyiapakan Giro 5 Juta bisa diambil setiap saat.
4. memberikan Sumbangan Rp 75 Juta, Masing-masing 15 juta, Kepada Graha Cilincing, WHDI Pusat, KMHDI, Peradah dan PHDI Pusat.
Perlu diketahui bahwa Bapak AA Ngurah Wirawan adalah salah satu Tokoh kita yang ikut membantu saya waktu menjadi Ketua Renovasi Pembangunan Pura Kerta Jaya Tangerang, sehingga Renovasi Pura Kerta jaya dapat terlaksana dengan Cepat dan dapat mengumpulkan dhana yang cukup untuk membangun, membeli tanah dan sisa dana 48,500,000 yang diserahkan kepada banjar tangerang.
Semoga makin banyak muncul ngurah wirawan-ngurah wirawan di Hindu, suksma.
(See attached file: Picture 002.jpg)
Pada hari Sabtu 10 Mei saya dan Istri diminta menjadi wakil Keluarga Tante Istri saya yang menikahkan anaknya di Palembang.
Hari Minggu saya dan Istri menyempatkan untuk tangkil ke Pura Agung Sriwijaya, Palembang, saya sangat terkesan dengan penataan dan kemegahan Pura ini, Jabe Jero, Jabe Tengan dan jaba Luar sangat tertata apik, rapi dan bersih. setelah sembahyang saya sempatkan tangkil ke Petilasan leluhur Arya Damar, yang konon beliaulah yang merupakan pengelinsir Raja-raja Badung dan Tabanan. Rasanya hening dan khusuk saat sembahyang diantar oleh Bapak Wayan Toya dan Istri, mantan Pembimas Hindu di Palembang.
(See attached file: Picture 218.jpg)
Om Swastyastu
Saat di Palembang dalam rangka menjadi wakil Mempelai baik yang wanita maupun laki-laki saya sempat berphoto dengan rekan-rekan dari Palembang, diantaranya bapak Gede Armana, Ketua PHDI Propinsi Palembang ( Pakai Jas), beliau juga karyawan Pertamina 3 Palembang. photo bersama ini diambil
di Gedung Serba Guna Universitas Sri Wijaya Palembang pada hari Sabtu. 9 Mei 2008..
AA Ketut Diatmika.
(See attached file: Picture 197.jpg)
| | | | Source : webmaster
| |
|
|
|
|