|
Admin |
| | 25 February 2008 | | | | Bukan Hindu Tapi Dharma | | | | Ngurah Arya
(Pendiri PKDI):
Mengapa anda
mendirikan partai politik
bernuansa Hindu?
Maaf perlu kami luruskan
bahwa partai politik kami
bukan bernuansa Hindu tapi
bernuansa Dharma. Dharma
ini bukan suatu agama tetapi
sikap hidup yang melandasi
agama itu. lebih detil | |
| | 25 February 2008 | | | | Hindu dan Politik | | | | Pada tanggal 22 Desember 2007, bertempat di
Monumen Proklamasi, Pegangsaan Timur, Jakarta telah
dideklarasikan satu partai poliotik, bernama Partai Kebangkitan
Dharma Indonesia (PKDI). Banyak pihak mengaitkan parpol
baru ini dengan Hindu, karena asosiasi kata dharma – yang
juga digunakan oleh agama Buddha – dan terutama karena
para pendiri maupun pengurusnya adalah orang-orang yang
beragama Hindu. lebih detil | |
| | 8 February 2008 | | | | Drs. I Putu H. Arjana, MM; Ketua STMIK Tangerang | | | | Perawakannya kurus tinggi, berkaca
mata, pendiam namun murah
senyum; layaknya orang Bali yang ramah.
Sepintas orang tidak akan menyangka
kalau usianya sudah 67 tahun. Pria
jangkung kelahiran desa Mendoyo,
Jemberana, tahun 1940 ini; meninggalkan
tanah kelahirannya sejak tahun 1954.
Ia berkelana, menyerap ilmu dari ujung
Timur pulau Jawa, yakni Surabaya terus
ke Barat dan terdampar di Jakarta.
Lulus dari Fakultas Ekonomi Universitas
Indonesia, Putu muda menghabiskan
waktunya sebagai profesional muda,
bekerja di perusahan swasta sesuai bidang
ilmu yang dikuasainya. Setelah pensiun
beberapa tahun lalu, Putu memanfaatkan
tenaga dan pikirannya di sisa usianya;
untuk berbagi ilmu dan pengalaman
dengan mengajar di beberapa perguruan
tinggi swasta di Jakarta. Antara lain
di Universitas Taruma Negara, Bina
Nusantara (Binus) dan Universitas Tri
Sakti. lebih detil | |
|
New Page 4
|