Hindu-Indonesia.Com
 | LinksUcapan Terima Kasih   |  Opini Anda  |  Lihat Tamu  | home |
e
Tattwa - Filsafat
Susila - Etika
Upacara - Ritual
Tirtayatra
Wacana
Artikel
Info Buku Hindu
Adat & Budaya
Warta Umat
Diskusi tentang Banten
Copyright @ 1998-2009

Anatta Gotama

18 November 2008 Ngestu Rahardjo
Anehkah kalau kita selalu terkecoh?

Umumnya, kebaikan dan kearifan seseorang dinilai dari apa yang ia perbuat dan apa yang ia ucapkan. Karena tanpa itu kita tidak punya cukup bahan untuk menilainya. Padahal, apa yang kita ketahui sebagai diperbuat dan diucapkan oleh seseorang, bukan saja hanya sebagian kecil saja dari apa yang sebetulnya ia perbuat dan ucapkan, akan tetapi itu belumlah mencerminkan seluruh kiprahnya. lebih detil


14 September 2008 BeCeKa
Mengapa Butuh Guru?

Dalam kehidupan sehari-hari tak jarang kita bertemu dan berinteraksi dengan seseorang yang sedemikian arogannya, yang tidak mau bertanya, tidak mau berguru karena takut digurui, takut kelihatan atau disangka bodoh, walaupun sebetulnya ia memang dungu. lebih detil


9 September 2008 NeCeKa
Apa motif-dasar Anda?

Bila diamati, tampak kalau setidak-tidaknya ada empat motif-dasar yeng menggerakkan seseorang untuk mendekati kehidupan spiritual. Mereka adalah: lantaran tergiur, lantaran luka, lantaran takut, dan lantaran sadar. Orang-orang umumnya mudah tergiur oleh kesaktian, ke-siddhi-an, keajaiban, pendeknya berbagai bentuk kehebatan duniawi.  lebih detil


9 September 2008 BeCeKa
Keinsyafan membawa sumpahnya sendiri

Ketika seseorang insyaf akan kekeliruan atau kesalahannya, akankah ia akan mengulangi lagi kekeliruan atau kesalahannya? Sebaliknya, ketika seseorang berkali-kali mengulang-ulang kekeliruan atau kesalahan yang sama, mungkinkah ia sudah insyaf? lebih detil


10 August 2008 webmaster
Melayani dengan Pemahaman

Melayani demi kepuasan dari yang dilayani, sungguh merupakan kerja mulia. Terlebih-lebih bila yang dilayani itu adalah orang atau sekelompok orang yang benar-benar membutuhkan pelayanan itu. lebih detil


24 July 2007 HDNet
Jenis-jenis Pengalaman Mistikal Universal

Pengalaman mistikal —yang terpusat pada pengupayaan panunggalan— mengenal banyak variasi, namun bisa dikenali dalam dua jenis: yang halus dan yang ekstrim, ekstrovertif dan introvertif¹), dan theistik dan non-teistik. lebih detil


24 July 2007 HDNet
Bekerjanya Diam.

Diam, dalam arti tanpa gerakan fisikal-mekanis dan tanpa kerja verbal atau membisu, memang punya arti penting dalam laku- spiritual. Ia disebut mauna. Namun lebih dari itu, esensi diam dalam konteks laku-spiritual adalah mendiamkan gejolak pikiran dan gelora perasaan, mendiamkan pusaran-pusaran mental —"citta vritti niroda". lebih detil


4 July 2007 BeCeKa
Bermeditasilah dengan Arif.

Bagi mereka yang memang berpembawaan aktif, dinamis, banyak gerak atau rajasik, sekedar untuk duduk tenang atau menenteramkan tubuh ini saja, sudah bukan main sulitnya. Kalaupun mereka berhasil menenteramkan tubuhnya, aktivitas pikiran dan perasaannya merupakan sesuatu yang lebih sulit lagi buat ditenteramkan. lebih detil


4 July 2007 Semedi
Orang Buta menuntun Orang Buta

Lima puluh orang buta sedang duduk di sebuah Dharmashala. Mereka semua, terlahir buta. Mereka berhasrat untuk pergi ke suatu tempat jauh untuk berjiarah, untuk melaksanakan Tirthayatra. Empat orang buta lainnya datang, untuk kemudian bergabung dengan mereka. Mereka mengatakan bahwa mereka juga akan pergi ke tempat yang sama. lebih detil


4 July 2007 HDNet
Pengaruh Kepercayaan

Pengaruh dari orang-orang yang kharismatik umumnya sangat besar di dalam suatu komunitas. Mereka seolah-olah menerima sebentuk otoritas unik dari kharismanya itu. Anggota dari komunitas yang terkena pengaruhnya, umumnya akan dengan mudah mempercayai, tunduk dan mematuhi segala petunjuk atau instruksi-instruksinya.  lebih detil


[1][2][3][4][5][6][7][8][9][10][11][12][13]   


PARISADA HINDU DHARMA INDONESIA
Pura Jababotabek
Aditya Jaya Rawamangun
Kertajaya  Tangerang
Pura Agung Tirtha Bhuana Bekasi
Pura Eka Wira Anantha
Pura Widya Dharma Cibubur
.
Tuntunan Dasar Agama Hindu
Am I a Hindu?
Renungan
Tata Susila Hindu
Kisah Ambarisa
.
Bhagavan Dwidja
Ida Bhawati Putu Setia
Mangku Pastika
Dharmayasa
Putu Setia
Madra Suta
Anatta Gottama
.
Pemuda/Mahasiswa
Bimas Hindu dan Budha
Info Parisada

www.hindu-indonesia.com
Data dan Informasi yang disajikan ini merupakan reproduksi dari dokumen aslinya yang
berasal dari berbagai sumber. Jika ada karaguan mengenai isi agar
memperhatikan dokumen aslinya.
Copyright 1998-2009, hindu-indonesia.com, Kontak: Webmaster