Hindu-Indonesia.Com
Ucapan Terima Kasih   |  Opini Anda Lihat Tamu  | home |
::::

logo.jpg (26320 bytes)
Parisada

  Organ Parisada
 
 

Keputusan Sabha Walaka Nomor: 2/Kep/Sabha Walaka Parisada Pusat/ X/2002 tentang Tata Kerja Sabha Walaka Parisada. Dalam Keputusan ini Sabha Pandita, Sabha Walaka, dan Pengurus Harian adalah Organ parisada sebagaimana dimaksud dalam pasal 9 ayat 1 Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga parisada.
 

Sabha Pandita
Sabha Pandita merupakan unsur tertinggi dari Parisada yang dipimpin oleh Dharma Adyaksa untuk menjalankan fungsi Parisada yang berkaitan dengan penetapan Bhisama dan Pengambilan Keputusan di bidang keagamaan.
Wewenang Sabha Pandita
a.

Menetapkan bhisama sebagai pedoman pengamalan ajaran agama Hindu

b. Membuat Keputusan dibidang keagamaan untuk menyikapi masalah aktual dan menyelesaikan perbedaan dalam penafsiran pelaksanaan ajaran agama atau untuk mengatasi keragu-raguan mengenai suatu ajaran agama.
Dalam melaksanakan kewenangan tersebut, Sabha Pandita menggunakan Agama Pramana, Anumana Pramana, Pratyaksa Pramana dan berpegang teguh pada sumber hukum agama sbb:
a. Weda (Sruti)
b. Smrti (dharma sastra)
c. Sila (suri teladan orang suci)
d. Acara (tradisi yang baik)

Sabha Pandita menyelenggarakan pesamuhan sekurang-kurangnya satu kali dalam setahun, dan dalam keadaan tertentu atas permintaan Sabha Walaka dan atau Pengurus Harian, Pesamuan Sabha Pandita sewaktu-waktu dapat diadakan untuk menetapkan Bhisama atau keputusan lain dibidang keagamaan yang perlu segera diputuskan untuk kepentingan umat Hindu.

Sabha Walaka

Sabha Walaka adalah majelis dalam Parisada Pusat yang berfungsi untuk memberikan masukan kepada pesamuhan Sabha Pandita dan memberikan pertimbangan dan saran-saran kepada pengurus Harian Parisada dalam menjalankan ketetapan dan keputusan Mahasabha serta Bhisama yang ditetapkan oleh Sabha Pandita.
Sabha Walaka mempunyai tugas:

a. Mempersiapkan bahan-bahan Pesamuhan Sabha Pandita satu bulan sebelum Pesamuhan dilaksanakan.
b. Menyampaikan permasalahan di bidang keagamaan dan kemasyarakatan kepada Sabha Pandita sebagai masukan bagi Sabha Pandita dalam melaksanakan kwajibannya.
c. Melaksanakan tugas-tugas tertentu yang diberikan oleh Sabha Pandita.
d. Memberi saran dan pertimbangan kepada Pengurus Harian, atas prakarsa sendiri atau atas permintaan Sabha Pandita atau Pengurus Harian.
e. Memasyarakatkan bhisama.
f. Mendampingi Sabha Pandita dalam memutuskan hal-hal yang bersifat operasional maupun kasuistis.

Sabha Walaka dipilih dan ditetapkan oleh Maha Sabha untuk masa jabatan 5 tahun dan dipimpin oleh seorang Ketua, seorang Wakil Ketua dan seorang Sekretaris yang dipilih oleh dan dari anggota Sabha Walaka

(1) Sabha Walaka menyelenggarakan pesamuhan sekurang-kurangnya sekali dalam setahun.
(2) Dalam keadaan mendesak atas permintaan anggota Sabha Walaka yang meliputi jumlah lebih dari setengah jumlah anggota atau atas permintaan Sabha Pandita atau Pengurus Harian sewaktu-waktu dapat dilaksanakan rapat Sabha Walaka.

Hasil Pesamuhan Sabha Walaka diteruskan kepada Sabha Pandita dan Pengurus Harian sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan

Pengurus Pusat

Pengurus Harian merupakan badan eksekutif sebagai pelaksana keputusan Maha Sabha dan Sabha Pandita, sekurang-kurangnya terdiri dari :

a. Ketua Umum
b. Lima Orang Ketua
c. Seorang Sekretaris Umum
d. Lima Wakil Sekretaris Umum
e. Seorang Bendaharawan Umum
f. Dua orang Wakil Bendahara

 
 Source :   webmaster
 
 
 
Print artikel  |  Kirim ke teman
:::::  

Copyright © 2003 Parisada All Rights Reserved.