Hindu-Indonesia.Com
Ucapan Terima Kasih   |  Opini Anda Lihat Tamu  | home |
::::

logo.jpg (26320 bytes)
Parisada

 Info Terkini
 
  Wayan Catra Yasa, Ketua PHDI Kepulauan Riau
 

Sebagai provinsi yang baru, Kepulauan Riau belum punya kepengurusan PHDI. Karena itu pada Februari yang lalu dilangsungkan Loka Sabha PHDI Kepulauan Riau untuk memilih pengurus PHDI Kepulauan Riau.Loka Sabha berlangsung di Wantilan Pura Agung Amerta Bhuana – Batam.

Dari dua calon yang masuk seleksi untuk dipilih, Drs. I Wayan Catra Yasa yang selama ini menjadi Ketua PHDI Kota Batam berhasil mengalahkan calon lainnya yaitu I Nyoman Wiantha. Sesuai ketentuan, Wayan Catra Yasa harus melepaskan jabatannya sebagai Ketua PHDI Kota Batam. I Nyoman Winatha sebelumnya juga pernah menjadi Ketua PHDI Kota Batam. Sedangkan untuk Sekretaris PHDI Propinsi Kepulauan Riau terpilih I Wayan Jasmin dengan suara terbanyak.

Pada acara perkenalan serta sambutan dari Ketua dan Sekretaris PHDI Propinsi Kepri, mereka mengharapkan dukungan yang optimal dari seluruh Umat Hindu Propinsi Kepri untuk menjalankan program kerja serta rekomendasi yang telah dibuat sehingga bisa terlaksana sesuai rencana.

Untuk kedepannya mereka meminta agar generasi muda Hindu di Propinsi Kepri lebih aktif dalam melakukan kegiatan – kegiatan di organisasi PHDI dan bisa menggantikan pengurus yang sudah lama sebagai ketua maupun sekretaris PHDI.

Setelah acara Loka Sabha selesai, ada satu tambahan acara yang cukup mengharukan bagi umat Hindu Batam yaitu perpisahan dengan I Made Sudja yang merupakan salah satu tokoh umat Hindu di Batam. I Made Sudja yang memegang jabatan sebagai Kepala Bank Indonesia Cabang Batam selama 2 tahun lebih juga merupakan Ketua Panitia Pembangunan Pura Agung Amerta Bhuana. Kini ia pindah tugas ke NTB.

Pada sambutannya, ketua PHDI Kota Batam Wyn Catra Yasa mengucapkan terima kasih atas semua sumbangan yang tidak mengenal pamrih dari beliau. Sebab hampir semua proyek dari PHDI Kota Batam untuk pembangunan pura bisa terselesaikan dengan baik berkat peran serta dari beliau.

Wakil umat yang memberikan kesan dan pesan adalah Anom Gunawan yang selama setahun belakangan ini sering bersama Made Sudja dalam panitia pembangunan pura sebagai Tim Teknis. "Beliau orangnya tegas dan mempunyai komitmen yang tinggi dalam membuat suatu keputusan. Banyak sekali nasehat-nasehat beliau yang diberikan kepada saya. Beliau bisa sangat marah kalau melihat ada suatu kejanggalan dalam pengerjaan proyek dan tidak segan-segan memarahi siapa saja yang salah," demikian Anom.

Sebelum meninggalkan Pulau Batam menuju Nusa Tenggara Barat, Made Sudja berpesan kepada umat Hindu di Batam agar semakin meningkatkan partisipasi serta kewajiban moral untuk "ngayah" di pura. “Walaupun tidak bisa menyumbang dalam bentuk materi, tapi sumbangan tenaga dan pikiran merupakan hal yang sangat berguna bagi perkembangan pembangunan pura. Bila terjadi silang pendapat antar Umat baik dalam hal kepengurusan atau kepanitiaan diharapkan agar tidak ada yang saling mendendam apalagi sampai ngambul dan tidak pernah ke pura karena merasa tidak cocok dengan satu atau dua orang saja,” katanya.

Setelah menyampaikan kesan dan pesan bagi umat Hindu Batam, pada kesempatan ini pula di berikan cendera mata dari Ketua PHDI Kota Batam sebagai penghargaan dan ucapan terima kasih yang tulus kepada I Made Sudja.

(Laporan I Gusti)

 
 Source :   Majalah Raditya
 
 
 
Print artikel  |  Kirim ke teman
:::::  

Copyright © 2003 Parisada All Rights Reserved.