Majalah Hindu Raditya
OM SWASTYASTU. Selamat Datang di Web Majalah Hindu RADITYA dan sekaligus Website PUTU SETIA, pendiri majalah ini.

Bali Tahun 2008

22 March 2008
Mendidik Guru Seni

BISAKAH seniman itu dicetak? Ini memang perdebatan klasik. Ada banyak orang yang yakin, seniman itu sulit dicetak kalau memang orangnya tidak punya talenta seni yang dibawanya sejak lahir. Apalagi kalau ia tumbuh di sebuah lingkungan yang jauh dari kawasan seni dan besar di masyarakat yang tidak begitu menghargai kesenian sebagai hal yang utama. lebih detil


15 March 2008
Wajib Bahasa Bali

PADA Kongres Bahasa Bali di Denpasar hampir dua tahun yang lalu, saya menulis makalah yang memaparkan keprihatinan para pengamat bahasa akan matinya bahasa Bali setelah tahun 2041. Mati dalam pengertian tidak dipakai lagi sebagai bahasa pergaulan. Angka 2041 sepintas seperti mengada-ada dan nyaris sebagai kode judi togel. lebih detil


1 March 2008
Pelestarian Seni

Perguruan tinggi yang tidak punya sentuhan dengan masyarakat sekitarnya lazim dicap sebagai perguruan tinggi yang berada di atas menara gading. Ia hanya menjadi institusi pajangan, menjadi simbol dari suatu kemegahan tanpa punya arti apa-apa bagi masyarakat sekitarnya. Karena itu dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi dikenal satu istilah yang sangat populer, yakni pengabdian masyarakat. lebih detil


23 February 2008
Irama Drama Gong

DRAMA gong adalah kesenian yang unik. Kelahirannya penuh kontroversial dan irama kehidupannya ibarat roda pedati: kadang di atas, kadang di bawah. Drama gong pernah terlibat jauh dalam politik. lebih detil


16 February 2008
Sastra dan Dramatari

Sebagian besar dramatari tradisional Bali mengambil babon cerita dari karya sastra. Dramatari itu misalnya sendratari (dramatari yang memakai dalang), gambuh, arja, topeng, wayang wong, juga termasuk wayang kulit. Dramatari yang lebih modern bisa disebut prembon, drama gong, dan sejenisnya. Adapun karya sastra itu tidak semuanya tertulis, ada yang dituturkan turun-temurun lewat lisan, misalnya, melalui dongeng. Karya sastra yang tertulis bentuknya bisa prosa (novel atau cerita pendek), bisa pula puisi (termasuk geguritan). lebih detil


9 February 2008
100 Tahun Pandji Tisna

Selain pihak keluarganya, barangkali tak ada yang memperingati seratus tahun kelahiran Anak Agung Pandji Tisna. Sastrawan kelahiran Buleleng ini lahir 11 Februari 1908 dan meninggal dunia pada 2 Juni 1978, memang tak sampai berumur seratus tahun. lebih detil


12 January 2008
Ngayah Adat

APA difinisi ngayah itu? Seorang tokoh adat menyebutkan, ngayah adalah kerja bakti untuk berbagai keperluan, apakah urusan ritual keagamaan atau pun masalah sosial kemasyarakatan. Kalau sudah disebut sebagai ngayah maka siapa pun yang terlibat tidak mendapatkan upah. Ini kerja gratis. lebih detil


[1]   


New Page 3